Swarabogor.com | BOGOR – Warga Sentul City melancarkan aksi protes besar-besaran terhadap PT. Xaviera Global pada Rabu, 17 September 2025. Unjuk rasa yang dikoordinasi oleh organisasi LIRA dan Gemasura ini menuntut PT. Xaviera Global untuk angkat kaki dari wilayah tersebut karena dinilai tidak becus dalam mengelola sampah.

Aksi yang berlangsung di halaman PT. Xaviera Global ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Massa menyoroti beberapa permasalahan serius, termasuk pencemaran lingkungan dan bau busuk yang mengganggu akibat penumpukan sampah yang menggunung. Para demonstran menilai bahwa alih-alih mengelola sampah dengan baik, perusahaan tersebut malah menjadikannya tempat pembuangan.
Perwakilan Komite Warga Sentul City turut menyampaikan aspirasi, mengingatkan bahwa pengembang seharusnya menyediakan sarana pengelolaan sampah yang tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Tuntutan utama mereka adalah agar PT. Xaviera Global ditutup total.

Menanggapi tuntutan ini, pihak pengelola PT. Xaviera Global hadir di tengah massa didampingi aparat TNI dan Polri. Pengelola menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan milik Sentul City dan sampah yang ada merupakan hasil kerja sama dengan kawasan perumahan. Namun, penjelasan ini tidak memuaskan massa aksi.
Karena tidak menemukan titik terang, massa memutuskan untuk membubarkan diri sekitar pukul 15.30 WIB, dengan janji akan menggelar aksi lanjutan yang melibatkan lebih banyak orang.
Reporter: Indra
Editor : Ajat
