Kakak Korban Meminta Kepastian Hukum Terkait Dugaan Pembunuhan Terhadap MH

SwaraBogor.com | Tangerang – 
Tepatnya sembilan hari sudah berlalu, kasus dugaan pembunuhan terhadap MH (29) warga Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang masih belum juga terungkap.

Hingga kini, pihak kepolisian masih belum memberikan info secara jelas soal motif dan terduga pelaku dari kasus dugaan pembunuhan tersebut. Sekalipun isu yang berkeliaran diluar sudah sangat ramai soal adanya penangkapan beberapa terduga pelaku.

“Masih dalam penyelidikan, polisi masih berupaya mengungkap motifnya. Kita doakan bersama, kalau memang sudah ada akan kami sampaikan,” terang Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, Gunawan, Minggu (11/10/2026).

Gunawangsa mengungkapkan pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut termasuk melibatkan unit laka lantas.

“Kalau dari hasil visum, luka yang ada di perut bukan disebabkan karena senjata tajam melainkan benda tumpul. Maka dari itu kita kembangkan ke tim unit laka lantas biar lihat juga masalahnya,” tuturnya.

Namun meski begitu, Gunawan memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap kasus ini apalagi sampai menghilangkan nyawa orang.

“Ini sudah menjadi atensi, Polisi tidak tinggal diam, masih berupaya terus. Sampai menghilangkan nyawa harus memerlukan data-data, keterangan yang akurat dan bukti-bukti yang kuat,” tandasnya.

Kakak korban, Adam (32) mengatakan masih berharap penuh kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang merenggut nyawa adiknya secara cepat dan tuntas.
Terlebih, Adam mendapatkan informasi bahwasanya kasus yang sedang ditangani Polsek Sepatan tersebut sudah dilimpahkan.

“Perkembangan terbaru katanya sudah dilimpahkan ke pihak lain. Entah kemana dan ke siapa saya kurang tau dan ga paham juga. Katanya sih tinggal menunggu SP2HP aja,” kata Adam.

Adam mengaku, info yang ia dapatkan saat ia dipanggil oleh tim kuasa hukumnya ke kantor Kecamatan Sepatan Timur.

“Saya dipanggil disuruh ke Kecamatan Sepatan Timur, ga tau itu ruangan apa disanalah mereka menghubungi entah siapa lewat telephone. Disitu saya mendengar langsung percakapannya antara pengacara sama yang katanya orang kepolisian di telephone,” akunya.

Pada intinya, lanjut Adam, pihak kepolisian masih berupaya mengungkap motif dari kasus dugaan pembunuhan ini sekalipun masih mengganjal di hatinya. Pasalnya sudah lebih dari sepekan kasusnya belum terungkap juga sedangkan ini kasus besar dan viral.

“Ya setau saya dimana-mana kalau kasus viral begini, dibackup sama Polda dan Polres biasanya cepet terungkap, koq kasus adik saya lama betul. Saya dan keluarga sedikit kecewa karena terbilang penanganannya lamban banget,” cetus Adam.

Adam menegaskan pihaknya hanya meminta kejelasan soal kasus yang merenggut nyawa adiknya.

“Kalau pembunuhan siapa pelakunya dan apa motifnya. Kalau bukan pembunuhan ya kenapa adik saya bisa tewas dalam keadaan mengenaskan kaya gitu,” tandasnya.

Hingga kini, keluarga korban dan publik masih mempertanyakan kejelasan motif dari kejadian yang membuat tewasnya MH warga Sepatan Timur.(*/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *