Kasie Kesra Rumpin Dedikasikan Diri Untuk Pelayanan Masyarakat

Swarabogor.com | Bogor – Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasie Kesra) Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Dewi, dikenal sosok yang tidak pernah lelah melayani masyarakat. Baginya, pengabdian bukan hanya sebatas jam kerja, tetapi diluar jam kerja demi memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Disiplin waktu menjadi prioritas Dewi, ia mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat, meski jam kerja kerap tidak menentu. Sosok dipercaya langsung oleh kepala Desa Robi Seriawan untuk menduduki posisi Kasie Kesra.

“Alhamdulilah pak Robi Setiawan memberikan kepercayaan kepada saya. Pekerjaan ini sangat saya nikmati, karena bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kegiatan pelayanan sangat banyak, mulai dari pemberkasan, pendataan dan pengalihan bansos, pelayanan BPJS, hingga pemahaman sosial masyarakat dari desil tingkat satu sampai lima,” Ujar Dewi kepada awak media. Jumat (12/9/2025).

Dalam keseharian, Dewi juga menjalin komunikasi aktif dengan perangkat Desa, RT, dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, hal itu penting untuk memastikan kebutuhan setiap warga dapat ditangani baik siang maupun malam.

” Kami selalu berusaha memaksimalkan pelayanan. Bahkan jika ada warga yang sakit dimalam hari dan perlu berkas untuk ke rumah sakit atau program UHC, kami siap melayani. Tidak ada rasa lelah, alhamdulilah warga merasa terlayani. Tentunya saya tidak sendiri, dibantu oleh tim dan operator SIKS-NG. Harapan saya, semoga kesejahteraan masyarakat semakin maju dan merata, serta bantuan bisa tepat sasaran. Terimakasih juga kepada pak kades Robi Setiawan yang selalu memperhatikan kami” Tambahnya.

Sementara itu. Operator SIKS-NG dibawah naungan Kasie Kesra, Likawati Nurjanah, turut menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulilah pemaparan sistem kepada masyarakat dapat dipahami dengan mudah. Semoga kami terus dapat meningkatkan pelayanan, dan terimakasih kepada pak kades, yang selalu mendukung kami. Mudah-mudahan dukungan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, karena pengabdian ini membutuhkan kerja ekstra” Tutupnya. (Dayat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *