Teater Bisa Meren SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan Unjuk Kreasi di Exciting Banten Festival 2026.
TANGERANG – Ekstrakurikuler Teater “Bisa Meren” dari SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Kabupaten Tangerang, turut memeriahkan ajang Exciting Banten Festival 2026. Acara bergengsi ini digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten pada Minggu (21/6/2026).
Pada edisi tahun ini, Teater Bisa Meren berpartisipasi dalam Lomba Kategori Seni Pertunjukan yang menjadi salah satu rangkaian utama festival. Kompetisi tersebut mengusung tema kreativitas anak muda Banten untuk mempromosikan potensi pariwisata dan budaya daerah melalui karya seni pertunjukan yang orisinal dan inspiratif. Dalam ajang ini, mereka membawakan naskah orisinal berjudul “SAMSARA” karya Khoirul Anam.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Wisnu, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para siswa.
“Kami bangga Teater Bisa Meren berani tampil di event level provinsi. Ini bukti nyata bahwa siswa SMK tidak hanya unggul di bidang vokasi, tetapi juga kreatif di bidang seni dan budaya. Kami berharap karya mereka bisa menginspirasi teman-teman pelajar lain di Banten,” ujar Wisnu.
Rasa syukur dan bangga juga diungkapkan oleh Khoirul Anam, sosok di balik lahirnya naskah “SAMSARA”. Ia mengaku tidak menyangka karya yang ditulisnya bisa menggema di panggung sekelas provinsi.
“Tentu sangat bersyukur dan bangga sekali karya saya, ‘SAMSARA’, bisa dibawakan oleh teman-teman di ajang tingkat provinsi ini. Melihat tulisan saya hidup di atas panggung besar adalah kepuasan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk melahirkan karya yang kompetitif,” ungkap Anam.
Ia juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan sesama pecinta seni untuk tidak takut dalam menuangkan ide dan kreativitas. “Jangan pernah ragu untuk mulai menulis atau berkarya. Teruslah asah potensi diri, karena anak muda Tangerang dan Banten punya kreativitas yang tidak kalah hebat dari daerah lain,” tambahnya penuh semangat.
Di sisi lain, Pembina Teater Bisa Meren, Ismail, menambahkan bahwa proses produksi pementasan ini melibatkan seluruh anggota teater secara total, mulai dari penulisan naskah, seni peran, sinematografi, hingga proses penyuntingan (editing).
“Anak-anak belajar kerja tim, disiplin waktu, dan menuangkan ide kreatif mereka. Terima kasih untuk Dispar Banten yang sudah menyediakan wadah gratis dan berhadiah besar untuk para pelajar,” kata Ismail.
Partisipasi Teater Bisa Meren ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan untuk konsisten berkarya, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Tangerang di kancah provinsi.(Red-RAS).
