SwaraBogor.com | Bogor — Nama Safrizal, Ketua Umum Elang Tiga Hambalang (ETH), kini berada di tengah perjalanan organisasi yang terus berkembang. Bukan hanya mengurus struktur dari balik meja, Safrizal tampil dalam berbagai agenda ETH yang menyentuh organisasi, kegiatan sosial, hingga aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Jejak itu kini memasuki babak baru. Di tengah upaya memperkuat keberadaan ETH, Safrizal mendorong organisasi untuk bergerak lebih aktif, membangun jaringan, dan menghadirkan program yang tidak berhenti pada wacana. Dari Bogor hingga berbagai agenda di daerah, nama Safrizal semakin identik dengan perjalanan ETH yang tengah membangun pijakan baru.
BUKAN SEKADAR JABATAN, SAFRIZAL TURUN KE LAPANGAN
Posisi Ketua Umum bukan sekadar nomenklatur organisasi. Dalam berbagai agenda ETH, Safrizal tampil sebagai figur yang berada di garis depan perjalanan organisasi.
Penguatan kepengurusan, penataan internal, hingga pengembangan agenda kemasyarakatan menjadi bagian dari dinamika yang mengiringi perjalanan ETH.
DARI ORGANISASI MENUJU AKSI SOSIAL
Salah satu warna yang menonjol dalam perjalanan ETH adalah keterlibatan dalam kegiatan sosial.
Berbagai aktivitas kemasyarakatan menjadi ruang bagi jajaran ETH untuk bertemu langsung dengan warga. Bagi organisasi, kegiatan semacam ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memahami persoalan yang berkembang di lapangan.
JEJAK ETH MAKIN MELEBAR
Perjalanan ETH tidak berhenti pada satu wilayah. Aktivitas organisasi juga berkembang melalui komunikasi dan agenda bersama jajaran di sejumlah daerah.
Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari proses ETH dalam membangun organisasi dengan cakupan yang lebih luas.
SEPTEMBER 2026 JADI MOMENTUM PENTING
Memasuki September 2026, ETH tengah berada dalam fase pembenahan dan pengembangan sejumlah agenda. Penataan sekretariat, penguatan struktur, serta persiapan program sosial menjadi bagian dari langkah organisasi.
Di tengah proses tersebut, Safrizal menghadapi tantangan untuk menjaga agar perkembangan organisasi berjalan searah dengan program yang telah direncanakan.
SATU NAMA, SATU PERJALANAN, BANYAK AGENDA
Perjalanan Safrizal bersama Elang Tiga Hambalang menunjukkan bagaimana sebuah organisasi terus mencari bentuk dan memperluas ruang geraknya.
Sebagai Ketua Umum, Safrizal menjadi salah satu figur sentral dalam perjalanan tersebut—mengawal arah organisasi sekaligus hadir dalam sejumlah agenda yang bersentuhan dengan masyarakat.
Kini pertanyaannya bukan lagi sekadar seberapa besar ETH berkembang, tetapi bagaimana organisasi tersebut menjaga konsistensi geraknya di tengah masyarakat.
Dan di titik itulah jejak Safrizal bersama Elang Tiga Hambalang memasuki babak berikutnya. (*/Red-Rudolf).
